PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Proses
globalisasi ditandai dengan pesatnya perkembangan paham kapitalisme,yakni kian
terbuka dan menglobalnya peran pasar,investasi,dan proses produksi dari
perusahaan-perusahaan transnasional yang kemudian dikuatkan oleh ideologi dan
tata dunia perdagangan baru dibawah suatu aturan yang ditetapkan oleh organisasi
perdagangan bebas secara global. Namun,globalisasi muncul bersamaan dan menjadi
bagian fenomena runtuhnya pembangunan di Asia Timur. Era baru yang dikenal
dengan globalisasi tersebut meyakinkan rakyat miskin di dunia ketiga
seolah-olah merupakan arah baru yang menjanjikan harapan kebaikan kepada umat
manusia dan menjadi keharusan sejarah manusia di masa depan. Namun globalisasi
juga melahirkan kecemasan bagi mereka yang memikirkan permasalahan sekitar
pemiskinan rakyat dan marginalisasi rakyat serta persoalan keadilan sosial.
Globalisasi sebagai
paradigma baru di masa mendatang tengah disiapkan untuk menerangi kesuraman
teoretik mengenai perubahan sosial dan pembangunan. Mengenai pembahasan
terhadap globalisasi akan ditekankan pada analisis tentang apa yang akan
menjadi paham ideologis dan teori globalisasi,mekanisme dan aktor-aktor di
belakangnya serta analisis terhadap resistensi dan korban-korbannya. Di era
globalisasi ini pergesekan dan saling mempengaruhi antar nilai-nilai budaya
tidak bisa dihindarkan,untuk itu islam dan umatnya bukan saja harus mampu bertahan namun juga
harus mampu berperan aktif.
B.
Rumusan masalah
1.
Apa
pengertian globalisasi dan hakikat
globalisasi?
2.
Bagaimana proses globalisasi?
3.
Bagaimana
dampak globalisasi?
4.
Sejauh
mana tantangan globalisasi?
5.
Apa
saja unsur-unsur globalisasi?
6.
Apa saja pengaruh globalisasi terhadap kebudayaan nasional?
7.
Sejauh mana sikap terhadap pengaruh globalisasi?
C.
Tujuan Penulisan
1.
Mengetahui pengertian globalisasi dan hakikat globalisasi.
2.
Mengetahui proses globalisasi.
3.
Mengetahui dampak globalisasi.
4.
Mengetahui sejauh mana tantangan globalisasi.
5.
Mengetahui apa saja unsur-unsur globalisasi.
6.
Mengetahui pengaruh globalisasi terhadap kebudayaan nasional.
7.
Mengetahui sejauh mana sikap terhadap pengaruh globalisasi.
D.
Batasan Masalah
Karena luasnya cakupan masalah, maka penulis membatasi
masalah sebagai berikut:
1.
Pengertian Globalisasi dan hakekatnya
2.
Proses globalisasi
3.
Dampak globalisasi
4.
Sejauh mana tantangan globalisasi
5.
Unsur-unsur globalisasi
6.
Pengaruh globalisasi terhadap kebudayaan nasional
7.
Sikap terhadap pengaruh globalisasi
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Globalisasi
Menurut asal kata globalisasi berasal dari kata global
yang maknanya adalah universal. Secara umum, globalisasi adalah suatu perubahan
sosial dalam bentuk semakin bertambahnya keterkaitan antara individu,masyarakat
dan antar negara yang saling berinteraksi, bergantung dan mempengaruhi satu
sama lain dengan faktor-faktor yang terjadi akibat transkulturasi dan
perkembangan teknologi modern.
Ahmad Suparman menyatakan globalisasi adalah suatu proses menjadikan
sesuatu(benda/perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa
dibatasi oleh wilayah globalisasi yang belum memiliki definisi yang mapan.
Globalisasi merupakan fenomena berwajah majemuk. Seperti diuraikan oleh
Scholte(2000),sebagaimana dikutip oleh Sugeng Bahagijo dan Darmawan Triwibowo,
bahwa globalisasi sering diidentikkan dengan:
1.
Internasionalisasi yaitu hubungan antar negara
2.
Liberalisasi yaitu pencabutan pembatasan-pembatasan pemerintah untuk
membuka ekonomi tanpa pagar(borderless world)
3.
Universalisasi yaitu ragam hidup.
4.
Westernalisasi/Amerikanisasi yaitu ragam hidup model budaya barat atau
Amerika.
5.
De-teritorialisasi yaitu perubahan-perubahan geografi sehingga ruang social
dalam perbatasan,tempat,dan distance menjadi berubah.
Menurut kami,globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban
manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari
proses manusia global itu.
B.
Proses Globalisasi
Globalisasi sebagai suatu proses bukanlah suatu fenomena baru karena
proses globalisasi sebenarnya telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di akhir
abad ke-19 dan awal abad ke-20 arus globalisasi semakin berkembang pesat di
berbagai Negara ketika mulai ditemukan teknologi komunikasi,informasi,dan
transportasi.
Bagi Indonesia proses globalisasi begitu terasa sekali sejak awal
dilaksanakan pembangunan. Dengan kembalinya tenaga ahli Indonesia yang
menjalankan studi di luar negeri dan datangnya tenaga ahli dari negara
asing,proses globalisasi yang berupa pemikiran atau system nilai kehidupan
mulai diadopsi dan dilaksanakan sesuai dengan kondisi di Indonesia.
Globalisasi secara fisik ditandai dengan perkembangan kota-kota yang
menjadi bagian dari jaringan kota dunia. Hal ini dapat dilihat dari
infrastruktur telekomunikasi,jaringan,transportasi,perusahaan-perusahaan
berskala internasional beserta cabang-cabangnya.
C.
Dampak Globalisasi
Globalisasi juga menimbulkan berbagai dampak yang
merupakan permasalahan global. Dampak
dari globaliosasi tersebut adalah:
·
Dampak jangka pendek,yaitu
Dampak
negatif globalisasi yang terlihat yaitu dampak buruk yang dapat dihindari
sebelum itu terjadi
Dampak
positif globalisasi yang terlihat yaitu dampak baik yang dapat diperkirakan sebelum
itu terjadi.
·
Dampak jangka panjang,yaitu:
Dampak
negatif globalisasi yang tidak terlihat yaitu dampak buruk yang tidak
diperkirakan dan tidak dapat dihindari sebelumnya.
Dampak
positif globalisasi yang tidak terlihat yaitu dampak positif yang tidak dapat
diperkirakan sebelumnya.
D.
Tantangan terhadap Globalisasi
Globalisasi mempunyai tantangan memberi pengaruh terhadap hal-hal ,nilai
dan praktek,yang positif ,maka seharusnya ,menjadi tantangan bagi bangsa
Indonesia untuk mampu menyerapnya,terutama sekali hal-hal yang tidak mengalami
benturan dengan budaya local atau nasional,terutama sekali nilai agama. Dengan
kata lain,bagaimana agar nilai-nilai positif yang ada di barat atau bahkan di
belahan Negara lain,dapat masuk ke
bangsa kita dan dapat pula dipraktekkan ditengah-tengah masyarakat kita,
seperti budaya disiplin,
kebersihan,tanggungjawab,egalitarianism,kompetisi,kerja keras,penghargaan
terhadap orang lain terpanggil untuk membantu orang lain,demokratisasi dan
lain-lain.
Lebih dari itu,bagaimana kita mampu memberikan pendidikan kepada
anak-anak bangsa agar kita tahu nilai yang negatif untuk dihindari bukan
ditiru. Sebaliknya ketika mereka mengetahui nilai yang positif dan bermanfaat
untuk bangsanya,mereka akan meniru dan mengadopsinya.
E.
Unsur-unsur Globalisasi
·
saling berhubungan baik dalam bidang budaya,politik,ekonomi,teknologi
maupun lingkungan.
·
Integrasi globalisasi adalah suatu proses menyatunya
persoalan,kepentingan,dan kebutuhan masyarakat dunia.
·
Saling terkait: globalisasi sering dimaknai bahwa sistem ekonomi
khususnya sistem moneter dunia saat ini sangat tergantung antar satu dengan
yang lain.
F.
Pengaruh Globalisasi terhadap kebudayaan Nasional
Indonesia sebagai salah satu negara berkembang di dunia juga mengalami
dampak dari pesatnya pengaruh globalisasi sebagaimana yang terjadi di negara
lain,globalisasi member pengaruh yang positif dan negatif terhadap kehidupan
masyarakat Indonesia. Pengaruh globalisasi terhadap budaya nasional meliputi
berbagai sector kehidupan seperti budaya dalam bidang politik,ekonomi,dan
sosial yang secara cepat maupun lambat mempengaruhi identitas kebudayaan
naisonal Indonesia.
Pengaruh positif globalisasi terhadap budaya berpolitik adalah tumbuhnya
kesadaran untuk menjalankan pemerintahan secara terbuka dan demokratis sebagaimana
yang telah dijalankan oleh negara-negara demokratis di seluruh Indonesia.
Pengaruh positif globalisasi di bidang ekonomi adalah dengan terbukanya
pasar internasional,budaya bersaing secara positif sudah mulai mempengaruhi
pola pikir mayoritas pengusaha di Indonesia. Budaya tersebut memotivasi para
pelaku usaha untuk menciptakan produk barang dan jasa yang mampu bersaing di
masyarakat internasional.
Pengaruh positif globalisasi bidang social adalah globalisasi menularkan
budaya berpikir global,etos kerja dan disiplin yang tinggi serta semangat untuk
maju yang pada akhirnya menciptakan identitas bangsa yang lebih positif di
tingkat dunia.
Disisi lain globalisasi juga memberi pengaruh negatif pada budaya
nasional Indonesia.Dalam dunia politik globalisasi yang didukung faham
demokrasi dan liberalisme lambat laun mengikis nilai-nilai budaya luhur dalam
Pancasila.Budaya Voting mengabaikan semangat musyawarah untuk mufakat adalah
contoh nyata dari pengaruh negatif globalisasi berfaham demokrasi.
G.
Sikap terhadap pengaruh globalisasi
Indonesia sebagai Negara berkembang tidak dapat menutup diri dari
modernisasi dan
Globalisasi.Hal tersebut didasarkan dimulainya pasar global yang
menandakan era globalisasi secara besar-besaran pada tahun 2015 Oleh sebab itu
semua orang harus mempersiapkan diri aga dapat menarik manfaat dari arus
globalisasi.Beberapa sikap yang harus dimiliki oleh kita sebagai bangsa yang
bermartabat dan memiliki jati diri yang luhur di antaranya sebagai berikut:
1.
Ikut berperan dalam organisasi keagamaan dalam mengatasi peubahan
2.
Belajar dengan giat untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar
dapat menjalani era globalisasi
3.
Mencintai kebudayaan daripada kebudayaan orang lain
4.
Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri
5.
Memilih informasi dan hiburan dengan selektif agar menjaga dari pengaruh
buruk
6.
Menjauhi kebiasaan buruk gaya hidup orang barat yang bertentangan dengan
nilai dan norma yang berlaku
.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Globalisasi merupakan suatu gejala
wajar yang pasti akan dialami oleh setiap bangsa didunia,baik pada masyarakat
yang maju,masyarakat berkembang,masyarakat transisi maupun masyarakat yang masih rendah taraf hidupnya. Dalam
era globalisasi suatu masyarakat/negara tidak mungkin dapat mengisolasi diri terhadap
proses globalisasi. Jika
suatu masyarakat/negara
mengisolasi diri dari globalisasi,mereka dapat dipastikan akan terlindas oleh
zaman serta terpuruk
pada era keterbelakangan dan kebodohan. Globalisasi menyumbang pengaruh besar mencakup berbagai aspek dalam kehidupan,baik dalam aspek
ekonomi,informasi,dan tehnologi,budaya,ilmu pengetahuan maupun hokum. Globalisasi juga memberikan dampak positif dan negatif dalam kehidupan baik bidang politik,hukum,pertahanan,keamanan,ekonomi sosial dan budaya.
Salah satu manfaat globalisasi yang sangat positif
dirasakan adalah terbukanya peluang bisnis bagi masyarakat untuk memasarkan
produknya ke luar negeri. Sedangkan salah satu dampak negatifnya adalah masuknya
beberapa budaya luar yang sangat bertentangan dengan budaya negara kita.
B.
Saran
Kita dapat menentang arus
globalisasi,tetapi kita juga tidak harus sepenuhnya mengikuti. Setelah
mengetahui berbagai dampak globalisasi baik positif maupun negatif.
Kita di tuntut untuk selektif memilih budaya ataupun hal-hal baru yang berasal
dari luar,Sehingga kita tidak menghilangkan budaya yang sejak dahulu telah
tertanam pada diri kita.
DAFTAR PUSTAKA
Komaruddin Hidayat dan
Azyunardi Azra. (2000). Demokrasi,Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Mandani.
Jakarta: ICCE UIN Jakarta.
Azizy, Q. (2003). Melawan
Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Fakih, M. (2001). Runtuhnya
Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
http;//Elfatsani.blogspot.com/2008/12/ masalah.html.yang merasa terekploitasi kebudayaan
timurnya,(diakses hari sabtu 31 oktober 2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar